Peluang Kerja

Sebagian orang ada yang beranggapan bahwa profesi di bidang pertanian identik dengan kerja keras, keringat, kotor, kemiskinan, dan keterbelakangan. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Sarjana pertanian dituntut untuk mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian serta menyebarluaskannya untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian sekaligus dapat memperbaiki taraf hidup petani.

Contoh sederhana dapat dikemukakan disini bahwa kita bisa membayangkan bagaimana nasib manusia yang hidup di permukaan bumi ini bila ilmu dan teknologi di bidang pertanian tidak berkembang. Padi yang dulunya hanya menghasilkan sekali dalam setahun, dengan teknologi dapat ditingkatkan menjadi sampai tiga kali setahun. Demikian juga dengan produk pertanian yang lain seprerti buah-buahan, sayur-sayuran, dan tanaman tahunan lainnya yang dapat ditingkatkan produksi dan kualitasnya. Dengan demikian, teori Malthus yang menyatakan bahwa pada suatu saat nanti manusia akan kekurangan makanan dapat terbantahkan dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian.

Mengingat demikian besarnya peranan ilmu pertanian dalam kelangsungan hidup manusia, didukung oleh negara kita yang sebagian besar mata pencahariannya adalah petani serta perhatian pemerintah Indonesia dan dunia yang besar terhadap sektor pertanian, maka kesempatan dan peluang kerja di bidang pertanian juga cukup besar.

Banyak lembaga-lembaga penelitian pertanian baik negeri dan suasta yang membutuhkan sarjana penelitian untuk pengembangan produksi dan kualitas hasil pertanian. Departemen dan Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perlindungan Tanaman, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Balai Benih, Badan Pertanahan Nasionan, Bappeda, dan banyak lagi instansi yang terkait milik pemerintah yang membutuhkan sarjana pertanian.

Di lembaga suasta, sarjana pertanian banyak juga diperlukan di perusahaan perkebunan, hutan tanaman industri, dan perusahaan tanaman pangan dan hortikultura. Tidak sedikit juga sarjana pertanian yang terserap di supermarket, hotel, sampai perbankan.

Bila anda punya jiwa wirausaha, anda dapat mengembakan usaha agribisnis. Sebagai produsen dan distributor hasil pertanian ke hotel dan supermarket, model wirausaha seperti ini sangat menjanjikan terlebih lagi di daerah pariwisata, asalkan kita dapat menjaga kualitas dan kontinyuitasnya.